Makassar — Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di Pos Satkamling Jalan Sungai Limboto, Kelurahan Maradekaya, Kecamatan Makassar, saat Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana, S.H., S.I.K., M.Si., bersilaturahmi langsung dengan warga dalam kegiatan Ngopi Kamtibmas, Senin malam (14/07/2025).
Kegiatan yang mengangkat tema “Mari Kita Wujudkan Situasi Kamtibmas yang Aman dan Kondusif” ini dihadiri oleh sekitar 100 orang, terdiri dari pejabat Tripika, Tripilar, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, pengurus masjid, serta warga sekitar.
Kapolrestabes Makassr tiba disambut penyambutan khas berupa tarian empat etnis dari Sanggar Seni Kecamatan Makassar.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan doa bersama dan sambutan-sambutan dari berbagai tokoh, termasuk Kapolsek Makassar Kompol H. Muh. Tamrin, Camat Makassar Husni Mubarak, serta tokoh masyarakat H. Hamka Mawi.
Dalam sambutannya, H. Hamka Mawi menyampaikan rasa bangga dan haru atas kehadiran langsung Kapolrestabes di tengah masyarakat. Ia menilai ini adalah bentuk kepedulian dan menjadi penyemangat tersendiri bagi warga.
“Baru kali ini ada petinggi Polri yang mau datang langsung menyapa kami di lorong. Kami merasa tenang dan aman karena lorong ini memiliki 15 CCTV aktif dan poskamling yang selalu siaga,” ujarnya.
Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana mengatakan bahwa Ngopi Kamtibmas adalah program untuk menjalin kedekatan antara Polri dan masyarakat. Ia ingin mendengar langsung suara warga, masukan, serta aspirasi yang dapat menjadi dasar kebijakan dalam menjaga keamanan Kota Makassar.
Dalam arahannya, Kapolrestabes menekankan dua hal utama yakni kepedulian terhadap keluarga dan lingkungan. Ia menyebut, banyak pelaku kejahatan yang ditangkap ternyata berasal dari latar belakang keluarga yang minim perhatian.
“Kepedulian orang tua sangat penting. Kita harus mendidik dan mendekatkan diri kepada anak-anak kita agar tidak salah arah. Lingkungan yang aman juga harus dijaga bersama, karena pelaku kejahatan bisa saja bersembunyi di tempat yang kelihatan tenang,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan bahwa jumlah anggota Polri tidak sebanding dengan jumlah penduduk di Kota Makassar, sehingga dibutuhkan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan bersama.
Dalam sesi tanya jawab, warga menyampaikan sejumlah keluhan dan harapan, mulai dari kurangnya penerangan di pinggir kanal, kekhawatiran terhadap kekerasan remaja, hingga keresahan akan peredaran narkoba dan judi online.
Menanggapi hal tersebut, Kapolrestabes menyatakan akan meneruskan keluhan warga kepada instansi terkait serta menegaskan bahwa Polrestabes Makassar memiliki tiga langkah utama dalam menangani masalah sosial yaitu preemtif, preventif, dan represif.

%20copy.jpg)
%20copy.jpgbanner-side-160x600%20copy.jpg)














