MAKASSAR — Kapolsek Rappocini, Kompol Ismail, S.E., M.M., menghadiri peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan doa bersama untuk mengenang satu tahun Tragedi 29 Agustus 2025.
Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Tenis DPRD Kota Makassar, Jalan A.P. Pettarani, Kelurahan Tidung, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 21.00 Wita.
Turut hadir Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, S.H., Ketua TP PKK Kota Makassar Hj. Melinda Aksa, Ketua DPRD Kota Makassar Supratman, Mayor Agus Sudini mewakili Dandim 1408/Makassar, AKP Firman mewakili Kapolres Pelabuhan Makassar, Kapten Andi Dewanto mewakili Lanud Hasanuddin Makassar, Kapten Erwin mewakili Kodaeral VI Makassar, jajaran pimpinan dan anggota DPRD Kota Makassar, Sekretaris DPRD Kota Makassar, Camat Rappocini beserta para lurah, RT/RW, tokoh agama, majelis taklim, keluarga korban Tragedi 29 Agustus 2025 serta tamu undangan lainnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan shalat Magrib dan salat Isya berjamaah. Selanjutnya, kegiatan diisi dengan zikir, pembukaan oleh pembawa acara, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta pemutaran video refleksi untuk mengenang peristiwa Tragedi 29 Agustus 2025.
Ketua DPRD Kota Makassar Supratman dalam sambutannya mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bentuk penghormatan sekaligus doa bersama untuk para korban.
“Kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan dan doa bersama bagi para korban. Kami turut menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada seluruh keluarga yang ditinggalkan. Semoga pengabdian dan kebaikan para korban menjadi amal ibadah di sisi Allah SWT,” ujar Supratman.
Ia juga berharap momentum Maulid Nabi Muhammad SAW dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW serta meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari.
“Semoga melalui peringatan Maulid ini, kita semakin mencintai Rasulullah SAW dan mampu meneladani akhlak beliau dalam kehidupan bermasyarakat,” lanjutnya.
Sementara itu, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menekankan bahwa Tragedi 29 Agustus 2025 harus menjadi pelajaran bersama agar seluruh pihak semakin responsif terhadap kondisi dan kebutuhan masyarakat.
“Peristiwa ini harus menjadi pembelajaran bagi kita semua untuk lebih responsif terhadap kondisi masyarakat. Kita harus memastikan koordinasi dan sinergitas antarlembaga terus diperkuat,” ucap Munafri.
Menurutnya, sinergitas bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Makassar sangat penting dalam menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah.
“Koordinasi dan sinergitas bersama Forkopimda harus terus kita perkuat. Jangan sampai kejadian serupa terulang kembali. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama dalam memberikan pelayanan dan perlindungan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan cenderamata dan tali kasih kepada keluarga korban. Bantuan diserahkan kepada keluarga almarhum Muh. Akbar Basri oleh Ketua DPRD Kota Makassar, keluarga almarhum Muh. Saiful Akbar oleh Wali Kota Makassar, serta keluarga Sarinah yang akan diserahkan langsung oleh Ibu Andi Tenri Uji.
Acara kemudian dilanjutkan dengan hikmah Maulid Nabi Besar Muhammad SAW yang disampaikan Ustaz H. Abdul Halim Paggo, S.I.Kom. Kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama dan ditutup dalam suasana penuh khidmat.
Kehadiran Kapolsek Rappocini Kompol Ismail menjadi bentuk dukungan Polri terhadap kegiatan keagamaan sekaligus wujud kepedulian dan penghormatan kepada keluarga korban Tragedi 29 Agustus 2025.
Melalui momentum Maulid Nabi dan doa bersama tersebut, diharapkan kebersamaan, kepedulian, serta sinergitas antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat semakin kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Makassar.
“Semoga momentum ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menjaga persatuan, memperkuat kepedulian, dan bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujar Kompol Ismail.


















