Makassar- Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana, SH, SIK,M.Si,.Menggelar kegiatan Ngopi Kamtibmas bertempat di SMP IT Darurrahman jalan Dampang No.54A Kelurahan Parang Loe Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar. Jumat (08/05/2026)
Dalam kegiatan tersebut Kapolrestabes Makassar didampingi Pejabat Utama Polrestabes Makassar, sekcam Tamalanrea serta Kapolsek Tamalanrea
Turut hadir pula para Ketua RT/RW, tokoh masyarakat, tokoh agama hingga tokoh pemuda setempat, pertemuan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi serta meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya di wilayah Kelurahan Parangloe.
Dalam sambutannya, Kombes Pol Arya Perdana mengatakan bahwa kegiatan Ngopi Kamtibmas menjadi sarana komunikasi langsung antara kepolisian dan masyarakat untuk membahas situasi kamtibmas di setiap wilayah.
“Ngopi Kamtibmas ini merupakan sarana silaturahmi dan komunikasi dengan warga. Kami melaksanakan setiap hari di kecamatan yang berbeda-beda. Kami mempunyai dua kegiatan yaitu Safari Subuh dan Ngopi Kamtibmas untuk menyampaikan permasalahan atau membicarakan situasi kamtibmas yang ada di wilayah kita,” ujar Kombes Pol Arya Perdana.
Ia menegaskan, tugas kepolisian tidak akan berjalan maksimal tanpa dukungan masyarakat.
“Pelaksanaan tugas polisi tidak akan membuahkan hasil kalau bukan dari bantuan bapak ibu karena jumlah polisi di kota Makassar tidak banyak”, ujar Kapolrestabes Makassar.
Keterlibatan orang tua untuk mejaga anaknya sangat penting, ajarkan anak anak kita dengan baik agar tidak bergaul dengan bebas, jangan sampai anak anak kita terjerumus dengan kasus geng motor atau narkoba.
Selain itu, Kombes Pol Arya Perdana mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam penggunaan handphone, terutama bagi anak-anak.
“Jaga anak-anak kita dari penggunaan handphone yang berlebihan, apalagi menggunakan handphone yang salah. Kita bisa mengajarkan anak-anak kita untuk mempunyai akhlak yang baik,” lanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolrestabes Makassar juga menyampaikan maraknya kasus bunuh diri yang dipicu jeratan pinjaman online dan judi online.
“Banyak sekali saya menemukan kasus gantung diri, setelah saya cek rupanya gara gara dikejar pinjol karena sering bermain judi online, bukan hanya terjadi di orang dewasa tetapi terjadi juga di anak-anak,saya minta tolong kepada bapak ibu untuk mengecek dan menghimbau ke keluarga kita untuk menghindari judi online,” ungkapnya.
Di akhir sambutannya, Kapolrestabes Makassar menegaskan bahwa pihaknya akan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Kami dari kepolisan kami juga tidak sempurna, tapi insya allah kami ini didik untuk melayani bapak ibu, saya sudah sampaikan ke beberapa polisi jika ada yang melaporkan kasus apapun itu terimah dengan baik dan jangan dipersulit karena kita tidak tau apa yang mereka rasakan, kami dari kepolisian akan memberikan pelayanan baik kepada bapak ibu,” tutupnya.

















