Mahasiswa UNM Ikuti Ngopi Kamtibmas sebagai Bagian Praktek Industri di Humas Polrestabes Makassar

  • Share

MAKASSAR – Mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) Program Studi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer yang menjalani praktik industri di Bagian Humas Polrestabes Makassar turut mengikuti kegiatan Ngopi Kamtibmas Kapolrestabes Makassar yang digelar di Kantor Lurah Maloku, Kecamatan Ujung Pandang, Rabu malam (28/1/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh warga Kelurahan Maloku, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta tokoh pemuda setempat. Keikutsertaan mahasiswa menjadi bagian dari pembelajaran lapangan untuk memahami dinamika kerja lembaga publik dalam berinteraksi dengan masyarakat, sekaligus melihat peran teknologi informasi dalam mendukung proses komunikasi dan pengelolaan data terkait keamanan.

Salah satu mahasiswa UNM, Dian, mengatakan bahwa kegiatan Ngopi Kamtibmas memberikan kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk menyaksikan secara langsung proses komunikasi dua arah antara Polri dan masyarakat, serta bagaimana sinergi antara pemerintah, kepolisian, dan warga dapat terbangun dengan baik.

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa turut berperan aktif membantu dokumentasi, mulai dari pengambilan foto momen penting hingga pencatatan poin-poin utama hasil diskusi. Mereka juga diberikan kesempatan untuk berinteraksi langsung dan menyampaikan aspirasi serta masukan kepada Kapolrestabes Makassar.

Selain itu, mahasiswa mengamati bagaimana data aspirasi masyarakat dapat dihimpun, diolah, dan dimanfaatkan sebagai bahan evaluasi. Pengalaman tersebut menjadi wawasan berharga bagi mahasiswa, khususnya yang menekuni bidang teknik informatika dan komputer.

Sementara itu, mahasiswa UNM lainnya, Hatifa, mengungkapkan bahwa keterlibatan langsung dalam kegiatan Ngopi Kamtibmas memberikan pemahaman baru yang tidak didapatkan di kampus.

Sebelumnya kami hanya mempelajari hubungan masyarakat dan kepolisian dari teori di kelas dan lebih fokus pada aspek teknis bidang informatika. Namun setelah terjun langsung, kami menyadari bahwa komunikasi dua arah antara Polri dan masyarakat sangat penting dan masih memiliki banyak ruang untuk dikembangkan, terutama dengan dukungan teknologi informasi,” ujar Hatifa.

Ia menambahkan, pengalaman tersebut menjadi bekal berharga bagi mahasiswa dalam memahami proses pelayanan publik serta pentingnya kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

banner 325x300
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *