Kamtibmas Makassar Makin Kondusif, Kapolrestabes Ajak Semua Pihak Perkuat Sinergi

  • Share

MAKASSAR — Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kota Makassar menunjukkan perkembangan positif dalam sepekan terakhir. Tingkat kejahatan dan aksi unjuk rasa tercatat mengalami penurunan dibandingkan periode sebelumnya.

Hal tersebut disampaikan Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana, S.H., S.I.K., M.M. dalam Rapat Koordinasi terkait situasi Kamtibmas Kota Makassar yang digelar di Swiss-Belhotel Waterfront Makassar, Jalan Ujung Pandang, Senin (31/8/2026).

Rapat koordinasi tersebut dihadiri Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, S.H., Dandim 1408 Hasanuddin Kolonel Kav. Ino Dwi Setyo Darmawan, S.E., M.Han., Dansatrol Lantamal VI Makassar Kolonel Laut Roni, S.T., M.Tr.Hanla., M.M., Kapolres Pelabuhan AKBP Rise Sandiyantanti, S.H., S.I.K., M.Si., Ketua Pengadilan Negeri Makassar Dr. I Wayan Gede Rumega, S.H., M.H., Kajari Makassar Andi Panca Sakti, S.H., M.H., serta unsur Forkopimda Kota Makassar.

Turut hadir unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, FKUB, NU, MUI, organisasi kepemudaan, LSM, tokoh masyarakat dan tokoh agama Kota Makassar.

Dalam paparannya, Kapolrestabes Makassar mengatakan kondisi Kamtibmas di Kota Makassar selama satu minggu terakhir relatif lebih kondusif. Hal itu salah satunya terlihat dari menurunnya angka kejahatan dibandingkan periode sebelumnya.

“Dalam kurun waktu satu minggu terakhir, situasi Kamtibmas di wilayah Kota Makassar menunjukkan perkembangan yang positif. Tingkat kejahatan mengalami penurunan dibandingkan periode sebelumnya,” ujar Kombes Pol Arya Perdana.

Ia juga menyoroti penurunan jumlah aksi unjuk rasa di Kota Makassar. Menurutnya, kondisi tersebut turut memberikan dampak positif terhadap stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kalau dibandingkan dengan tahun sebelumnya, aksi unjuk rasa juga mengalami penurunan yang cukup signifikan. Tahun lalu bisa mencapai sekitar 25 organisasi setiap harinya, sedangkan saat ini jumlahnya relatif jauh lebih rendah,” jelasnya.

Meski situasi Kamtibmas semakin kondusif, Kapolrestabes Makassar mengingatkan seluruh pihak agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, termasuk ancaman kebakaran.

Dalam rapat tersebut, persoalan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) turut menjadi perhatian. Salah satu faktor yang ditemukan menjadi penyebab kebakaran adalah arus pendek atau korsleting listrik.

“Untuk mengantisipasi kebakaran, kewaspadaan perlu terus ditingkatkan, termasuk melakukan pemeriksaan terhadap instalasi listrik, khususnya di wilayah yang memiliki potensi rawan kebakaran,” ujarnya.

Kombes Pol Arya Perdana juga mengajak organisasi kemasyarakatan (Ormas) untuk terus menjadi bagian dari upaya menjaga situasi Kota Makassar tetap aman dan kondusif.

Menurutnya, Ormas memiliki peran penting dalam memberikan contoh yang baik kepada masyarakat serta membantu menciptakan suasana yang tertib.

“Kami berharap seluruh Ormas dapat memberikan contoh yang baik kepada masyarakat, menjaga ketertiban, dan bersama-sama berperan dalam menciptakan situasi yang aman, tertib dan kondusif di Kota Makassar,” pungkasnya.

Rapat koordinasi tersebut menjadi wadah bagi unsur pemerintah, TNI-Polri, aparat penegak hukum, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan dan berbagai elemen lainnya untuk memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas Kamtibmas di Kota Makassar.

Melalui koordinasi dan kolaborasi lintas sektor, seluruh pihak diharapkan dapat bersama-sama mempertahankan kondisi keamanan yang kondusif sekaligus mengantisipasi berbagai potensi gangguan yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat.

 

banner 325x300
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *