Cegah Tawuran, Subuh Keliling Kapolrestabes Makassar Imbau Warga Tanamkan Nilai Agama

  • Share
"lazy">

Makassar — Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, S.I.K., M.Si., melaksanakan kegiatan Subuh Keliling di Masjid Nurul Arafah, Jl. Baji Gau 1 No. 41, Kelurahan Baji Gau, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, Rabu (23/4/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 60 jamaah serta sejumlah pejabat utama Polrestabes Makassar, di antaranya Kasat Binmas AKBP H. Risman Sani, Kapolsek Mamajang AKBP Arifuddin Amiruddin, Kasat Lantas Kompol Mahrus Ibrahim, Kasie Propam Kompol Ramli, dan Kasi Humas AKP Wahidudin. Turut hadir pula personel Polrestabes Makassar, Polsek Mamajang, serta para pengurus dan jamaah masjid.

Example 300x600

Rangkaian Subuh Keliling diawali dengan shalat berjamaah, dilanjutkan dengan sambutan dari pengurus masjid, kemudian penyampaian pesan-pesan kamtibmas oleh Kapolrestabes Makassar.

Dalam kesempatan tersebut, Kombes Pol Arya Perdana menyampaikan rasa syukur atas situasi kamtibmas yang relatif kondusif di Kota Makassar serta ucapan terima kasih kepada pengurus dan jamaah Masjid Nurul Arafah atas sambutannya.

“Subuh Keliling ini merupakan program rutin Polrestabes Makassar sebagai bentuk silaturahmi dan komunikasi langsung dengan masyarakat. Orang-orang yang hadir di masjid saat subuh adalah orang-orang pilihan,” ujarnya.

Kapolrestabes juga menyoroti maraknya tawuran antar kampung yang belakangan ini terjadi. Menurutnya, perkelahian antar kelompok seringkali berawal dari sikap sombong dan merasa paling hebat, serta kurangnya penanaman nilai-nilai agama dalam diri.

“Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya para jamaah, untuk menanamkan nilai-nilai agama dan akhlak mulia demi mencegah aksi kekerasan serta menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing,” ucapnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan, salah satunya dengan menegur anak-anak yang berkumpul hingga larut malam. Selain itu, langkah sederhana seperti mengunci rumah dan kendaraan juga disebutnya efektif dalam mencegah kejahatan.

“Kejahatan terjadi karena adanya niat dan kesempatan. Tapi bukan hanya itu—kejahatan juga terjadi karena diamnya orang-orang baik,” tegasnya.

Terkait kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian, Kapolrestabes mengakui bahwa masih ada oknum yang mencoreng nama baik institusi. Namun demikian, ia menegaskan bahwa masih banyak anggota Polri yang bekerja dengan integritas dan dedikasi tinggi demi melayani masyarakat.

“Keamanan dan ketertiban di Kota Makassar adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita bangun sinergi untuk menjadikan kota ini aman dan kondusif,” tutupnya.

banner 325x300
"lazy">
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *